Aktris terkenal Pamela Anderson baru-baru ini menceritakan kembali masa-masa menegangkan ketika dirinya divonis mengidap hepatitis C pada akhir tahun 1990-an. Bintang serial Baywatch tersebut sempat menganggap diagnosis itu sebagai vonis mati karena minimnya pilihan pengobatan yang mujarab pada masa itu.
Saat berbicara dalam sebuah acara penggalangan dana riset AIDS, Pamela mengaku sangat ketakutan bukan karena kematian itu sendiri, melainkan nasib anak-anaknya yang masih kecil. Ia bahkan menyebut penyakit tersebut sempat membuat hidupnya berantakan dan mempengaruhi berbagai keputusan penting dalam hidupnya.
Untuk bisa sembuh, aktris cantik ini harus merogoh kocek sangat dalam karena obatnya belum ditanggung oleh asuransi kesehatan. Ia rela merelakan seluruh uang di tabungannya demi menjalani pengobatan tahap awal yang akhirnya menyelamatkan nyawanya dari ancaman fatal.
Setelah berjuang bertahun-tahun, Pamela akhirnya dinyatakan bebas dari virus hepatitis C pada tahun 2015 silam. Kini, ia memandang dirinya sebagai sosok yang selamat dan kuat, bukan lagi seorang korban dari masa lalunya yang kelam.